Hidup hanya sesaat
May 19, 2006 by elsaloekito
Berjuta juta daun mati dan gugur menyambut datangnya musim dingin,
mereka gugur menyongsong lahirnya daun-daun muda di musim semi nanti.
Begitu juga jiwaku, mati dan gugur terhadap hari yang t’lah berlalu,
dan terlahir kembali ketika kegelapan malam sirna.
Kehidupan hanya sesaat, namun aku dilahirkan kembali setiap saat.
Aku anggap masa lalu adalah kematian, masa yang akan datang adalah kebangkitan, dan saat inilah aku hidup.
sproing..
lagi sakit ni =/
“Kehidupan hanya sesaat, namun aku dilahirkan kembali setiap saat.
Aku anggap masa lalu adalah kematian, masa yang akan datang adalah kebangkitan, dan saat inilah aku hidup.”
Brilliant! wah. guwe suka bgt 2 baris itu.
Horor…. dalem boy…
Saaaa ,,,, ruar biasa bangeetttt TOP BGT sumpeee ..
kok kayaknya lo terinspirasi dari bible study sah? ketauan niihhh…. hahahaha…
hahaha gue terinspirasi darii mana ya???
dari hati gue yg waktu itu lagi amat sangat down kayanya
kalo diliat2, gue mesti dlm kondisi stres baru bisa dapet inspirasi begini (bisa cepet tua gue kalo mo kerja jadi penulis !! hahahA)